Rewind

Sudah lama sekali ya saya gak post sesuatu di blog ini. Dapet bisikan dari @Amakur4 buat nulis lagi di blog ini. Saya jarang bercerita melalui tulisan di blog, apalagi diary. Jadi kita mulai lagi dari nol, udah banyak juga yang saya lalui semenjak 8 tahun lalu saya terakhir posting. Tidak sengaja saya habis searching username twitter saya, gak sengaja ketemu salah satu postingan @Amakur4 di blognya yang ngebahas masa lalu. Kalau lihat sisa-sisa kenangan masa lalu, entah itu dari jejak di media sosial, facebook, email, dan twitter, saya selalu throwback ke masa-masa SMP. Karena saya dulu aktif banget di social media, karena dulu saya pakai BlackBerry jadi mudah untuk mengakses social media lewat aplikasi yang ada, ya walaupun dengan dengan tipe kasta yang paling rendah.

Ilustrasi
(taken from google image)

Throwback
Saya mau bahas sedikit tentang masa lalu, dan untuk pertama kalinya saya cerita tentang ini selain secara verbal ke orang terdekat saya. Sepertinya ini akan jadi tulisan yang agak membuat saya terpaksa untuk terbawa lagi ke masa itu. Dengan kesibukan saya yang sekarang ini, jujur saya suka teringat masa lalu dan itu tergambar dan terasa nyata di otak saya bagaimana dulu saat saya sedang mengalami masa-masa itu, seperti stuck di 7 tahun yang lalu. Saya mengutip kalimat di salah satu postingan blog teman saya @Amakur4 

.... and here I am, almost seven years later and still ramblin' about the old time.

Kalimat itu bener-bener bikin baper, entah dulu bahagianya sampe segitunya apa gimana ya? Kok bisa-bisanya sampai bikin selalu keingetan. Kalau kebanyakan temen-temen bilang masa SMA paling gak bisa dilupain, itu gak berlaku bagi saya. Jujur, saat SMK saya gak merasakan apa-apa dalam bersosial, karena saya hanya main game dan main game terus selama 3 tahun bersama teman-teman di sana. Dan di saat 3 tahun itu juga, hati saya seperti masih stuck di social life saat SMP. Masa-masa SMP adalah masa-masa yang gak bakal bisa saya lupain, untuk pertama kalinya saya ngerasain gimana rasanya cinta monyet sama adik kelas, ngajak jalan beli ice cream magnum dari ngumpulin uang jajan, gimana rasanya ngerasain jatuh cinta sama lawan jenis untuk pertama kalinya dalam hidup, dan jujur nggak bisa dilupain sampai sekarang, kalau ada yang bilang "udah nggak inget" itu bohong, saya yakin itu semua akan selalu diingat dalam hidup (at least sejauh ini saya masih mengingatnya setelah 8 tahun berlalu, 8 tahun bukan waktu yang sebentar), dan saya harus berterima kasih kepada dia, karena dia saya bisa merasakan bagaimana rasanya jatuh cinta pada masa SMP.

2011 - 2012

Tahun 2011-2012 adalah tahun yang selalu saya ingat, tahun-tahun di mana dari hati terasa berbunga hingga terasa gundah gulana di tahun 2011 akhir - 2012, 2011 awal sangat semangat untuk berangkat sekolah untuk bertemu dengan dia, yah walaupun akhirnya berujung kurang menyenangkan, sepertinya tidak perlu diceritakan di sini. Tapi saya benar-benar bersyukur, saya nggak tau gimana sekarang jadinya kalau beneran melanjutkan hubungan menjadi ada status pada waktu itu, mungkin sekarang bisa menjadi musuhan? Tapi entahlah, saya tidak bisa memprediksinya. Tapi tidak apa-apa, memang sudah ada jalannya masing-masing, syukuri yang ada sekarang ini, pasti sudah ada rencana lain dari-Nya.

Tenang saja Perpisahan tak menyedihkan 
Yang meyedihkan adalah bila habis ini saling lupa
Tenang saja perpisahan tak menyedihkan
Yang menyedihkan adalah bila habis ini saling benci

Terakhir

Saat teringat, saya selalu membalas ingatan itu dengan mengucap ke diri saya sendiri "ikhlaskan saja, masa lalu biarlah masa lalu, tidak mungkin kamu akan kembali lagi ke masa itu, semua sudah berbeda dan tak akan terulang". Tapi saya bersyukur, saya melalui semua itu dengan penuh kebahagiaan, bahkan yang saya ingat sampai saat ini adalah kebahagiaan di masa itu, saya hampir tidak mengingat duka yang ada kala itu. Dari semua yang sudah tertulis, saya mau meyematkan kalimat ini

make a story today, because today will be a history in the future

Thank you sudah menjadi sepenggal kisah klasik untuk hari ini dan masa depan

- Mbot, 2019

Comments

Popular Posts